Home - OTOMOTIF - Cara kerja komponen karburator mobil dan cara setting karburator mobil

Cara kerja komponen karburator mobil dan cara setting karburator mobil

Setiap pemilik mobil seharusnya mengerti dan memahami apa fungsi karburator mobil. Bagaimana sistem dan cara kerja setiap komponen karburator mobil. Sehingga setiap ada permasalahan dengan sistem pencampuran bahan bakar cepat bisa memperkirakan gejala kerusakannya. Bagi pemilik mobil mobil tua tentunya mesti belajar bagaimana cara setting karburator mobil sendiri. Pada dasarnya sistem penyemprotan bahan bakar pada mobil maupun sepeda motor tidak jauh berbeda. Hanya saja pada sistem karburator mobil lebih kompleks. Meskipun mobil mobil keluaran terbaru sudah menerapkan sistem karburator yang lebih modern yakni sistem injeksi dan diolah dengan sistem komputer. Namun pada kenyataannya masih cukup banyak mobil mobil yang masih menerapkan sistem karburator manual.

Pada dasarnya sistem dan cara kerja komponen karburator mobil cukup simple dan sederhana. Pada hakekatnya karburator merupakan tempat untuk mencampur bahan bakar dan udara sehingga didapatkan kombinasi campuran yang pas. Perlu diketahui bahwa fungsi karburator sangat vital dan setting karburator juga harus benar dan pas. Kesalahan saat setting karburator berdampak pada laju mobil yang tidak konstan karena pembakaran tidak sempurna. Akibatnya tarikan mobil akan berat dan di sisi lain konsumsi bahan bakar jelas akan meningkat. itulah sebabnya diperlukan pengalaman dan pemahaman bagaimana cara setting karburator mobil yang benar benar pas. Jika kerja sistem karburator benar, maka berdampak pada akselarasi dan tarikan kendaraan yang bagus dan tentunya lebih irit bahan bakar.

Sebelum melangkah ke cara setting karburator mobil tentunya akan lebih baik jika belajar dahulu memahami komponen komponen karburator mobil dan bagaimana cara kerja setiap komponen karburator mobil. Sehingga nantinya bisa memahami dengan tepat penyebab gejala yang ditimbulkan yang berhubungan dengan sistem bahan bakar mobil. Perlu dipahami bahwa setiap komponen karburator mobil mempunyai fungsi dan tugas masing masing. Dan setiap komponen saling membutuhkan, sehingga semua komponen harus mampu bekerja secara maksimal. Bahkan baut pengikat karburator mobil juga mempunyai fungsi amat penting. Untuk itu pastikan tidak ada satu baut karburator mobi anda yang kendor atau bahkan dol, karena nantinya sangat berpengaruh pada kesempurnaan kerja karburator mobil anda.

Perlu diketahui bahwa pada dasarnya setiap varian mobil memiliki model karburator yang berbeda beda. Namun setelah dipahami lebih lanjut, pada kenyataannya setiap jenis karburator memiliki bagian bagian atau komponen komponen yang memiliki fungsi sama, meskipun terkadang bentuknya sedikit berbeda. Namun demikian pada dasarnya cara kerja sistem karburator mobil sama. Jika ada perbedaan biasanya dari bentuk luarnya saja. Namun setiap model karburator mobil memiliki fungsi yang sama. Seperti kita tahu bahwa setiap karburator pasti memiliki jarum skep, pelampung, idle, tempat penampungan, dan lainnya. Sehingga jika anda sudah memahami salah satu jenis karburator mobil maka tidak akan kebingungan jika menghadapi karburator jenis lainnya, karena memang sistem yang digunakan sama.

Untuk mulai pembelajaran sistem kerja dan cara setting karburator mobil. Ada baiknya jika mencoba belajar memahami sistem pencampuran bahan bakar pada mobil kijang. Kendaraan produk toyota ini sengaja admin pilih karena memiliki jumlah konsumen terbanyak. Seperti kita tahu bahwa produk mobil kijang sudah mencapai puluhan tahun, sehingga tentu masih sangat banyak pemiliknya saat ini. Untuk langkah awal ada baiknya untuk memahami setiap komponen karburator mobil kijang secara lengkap, sehingga anda paham fungsi setiap komponen karburator mobil kijang.

Komponen komponen karburator mobil kijang

Cara kerja komponen karburator mobil

Loading...

Ruang bahan bakar atau sering disebut sebagai chamber : Merupakan tempat penampungan bahan bakar sebelum disemprotkan ke ruang bakar ( combustion chamber ). Level bahan bakar di ruang chamber ini harus tetap sama dan tidak boleh kurang sedikitpun, karena bisa berakibat pada mesin kendaraan mati.

Pelampung atau floater : Bertugas untuk menjaga level bahan bakar. Kerja pelampung bahan bakar ini cukup simple yakni hanya naik dan turun saja sesuai dengan level bahan bakar. Pelampung ini dihubungkan dengan katup ( valve ) saluran masuk bahan bakar ( jarum pelampung ). Posisi pelampung harus bebas bergerak naik dan turun dan tidak boleh ada hambatan sedikitpun.

Jarum pelampung : Difungsikan sebagai klep untuk buka tutup saluran masuk bahan bakar. Gerak buka tutup jarum pelampung ini tergantung dari permintaan floater. Jika floater bergerak turun maka jarum pelampung akan terbuka dan bahan bakar masuk ke ruang pelampung, begitu juga sebaliknya. Sehingga level bahan bakar akan tetap sama. Kerusakan pada pelampung berakibat pada level bahan bakar penuh dan terjadi banjir bahan bakar.

Air vent : Berfungsi untuk menghubungkan ruang dalam pelampung karburator dengan ruang bebas ( udara luar ). Sehingga pastikan air vent tidak tersumbat oleh benda apapun. Jika ada penyumbatan pada saluran air vent ini maka pelampung akan vacoom dan bahan bakar tidak bisa keluar masuk dengan benar.

Jarum skep atau main jet : Mempunyai fungsi utama sebagai penentu besar kecilnya semprotan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Jarum skep ini memiliki bentuk panjang dan lancip. Jarum skep berada di ruang main jet ( noozle ) dan berhubungan dengan beberapa ruang dalam lobang lobang kecil di karburator.

Slow jet atau idle jet : Berfungsi untuk mengatur putaran mesin mobil saat idle. Di dalam komponen idle jet ini ada baut pengatur yang bertujuan menambah atau mengurangi jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar. Baut idle jet akan menggerakkan jarum skep sebagai pengatur idle mesin.

Katup gas atau diaphragma : berfungsi untuk mengatur udara bersih saat semprotan bahan bakar masuk ke ruang bakar. Sehingga semakin jarum skep di tarik maka katup gas akan semakin terbuka lebar.

Tips cara setting karburator mobil

  • Sekrup idle up dikendorkan namun AC dihidupkan. Penyetelan berhenti saat sekrup itu tak dapat lagi merendahkan RPM mesin.
  • Sekerup RPM mesin di turunkan RPM hingga lebih kurang 500, atau hingga tak mati saja.
  • Saat ini mulai dengan menyetel sekrup idle (kombinasi angin serta bensin). Putar sekrup ini ke kiri hingga hampir mati. Lalu kembali ke kanan hingga hampir mati juga. Kemudian putar perlahan mencari RPM paling tinggi. Waktu itulah kita bakal temukan kombinasi bensin serta angin paling baik.
  • Sesudah temukan kombinasi paling baik, sekarang sesudah sekrup RPM hingga 700, 800, atau 900 sesuai sama keinginan pembuat mesin.
  • Saat ini baru menyetel sekrup idle up AC. Hidupkan AC, pasti RPM telah menyusut, turun dari semula. Saat ini stel sekrup idle up hingga meraih RPM, umumnya 900 atau 1000.
  • Cobalah AC dimatikan, apakah saat ini RPM idle ke RPM yang diinginkan
  • Memerlukan pengalaman dan kesabaran
Loading...