Home - KESEHATAN - Apa penyebab utama penyakit stroke

Apa penyebab utama penyakit stroke

PENYAKIT STROKE menduduki peringkat kedua setelah penyakit jantung sebagai penyebab kematian di dunia. Lantas apa sebenarnya penyebab utama dari serangan stroke. Dengan mempelajari gejala dan penyebab timbulnya serangan PENYAKIT STROKE, maka anda dapat mencegahnya sejak dini. Seperti diketahui bahwa sebagian besar serangan PENYAKIT STROKE datang secara tiba tiba. Bahkan bisa saja terjadi sebelumnya anda tidak merasakan gejala apapun, namun setelah bangun tidur ternyata sebagian dari tubuh anda tidak bisa digerakkan. itulah serangan awal stroke.

Secara umum penyebab utama serangan atau gejala awal PENYAKIT STROKE dapat dibedakan menjadi tiga macam penyebabnya yakni adanya penyumbatan pembuluh darah di otak ( ischemic ) dan penyebab kedua adalah pecahnya pembuluh darah di otak ( hemorrhagic ), serta semua gangguan pembuluh darah khususnya yang terjadi di bagian otak.

Jika dilihat dari kekuatan serangannya maka tiga penyebab stroke di atas masih dianggap sebagai Transient Ischemic Attack atau serangan awal penyakit stroke atau juga stroke kecil. Meskipun demikian jika terus berlanjut maka akan berdampak pada serangan stroke permanen yang berakibat pada matinya pergerakan seluruh bagian dari tubuh anda. Yuk kita bahas lebih mendalam tiga penyebab PENYAKIT STROKE ini.

Penyebab utama serangan stroke

Pembuluh darah tersumbat

Terjadinya penyumbatan aliran darah di jaringan otak atau Ischemic strokes merupakan penyebab terbanyak dari serangan stroke, paling tidak sekitar 80% serangan awal stroke ini diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah di otak. Pada awal terjadinya penyumbatan atau penyempitan karena adanya gumpalan di dalam saluran darah terutama penyempitan di saluran arteri.

Pada tahap awal sih biasanya belum merasakan gejala apapun atau bisa juga kadang kadang terasa nyeri dan hilang kembali. Namun seiring dengan semakin parahnya penyumbatan yang pada akhirnya mempengaruhi suplay darah dan oksigen ke otak yang mempunyai tugas utama untuk menjaga sel-sel otak hidup.

penyakit stroke

Maka saat otak anda hanya mendapatkan sedikit atau tidak sama sekali maka saat itulah anda terkena PENYAKIT STROKE yang akan mempengaruhi fungsi otak sebagai pendeteksi atau melakukan perintah keseluruh tubuh atau sebagian tubuh. itulah sebabnya terjadi mati rasa dan bagian tubuh tertentu tidak bisa digerakkan karena tidak adanya perintah kerja dari otak.

Penyebab utama penyumbatan di jaringan otak ini biasanya disebabkan oleh kolesterol tinggi maupun penyakit darah tinggi yang menyebabkan timbulnya plak plak yang terus menumpuk. Namun demikian timbulnya plak akibat penyakit ini juga tidak selalu berada di bagian otak, namun kadang juga terjadi di pembuluh darah besar di leher (karotis) atau di arteri besar ke otak (arteri serebral). Pelajari cara menurunkan kolesterol paling aman.

Stroke iskemik juga bisa disebabkan oleh adanya gumpalan darah kecil atau emboli yang masuk melalui aliran darah dan kemudian terjadi penyumbatan di arteri hingga saluran arteri menyempit. Gumpalan ini dapat berasal dari potongan-potongan plak di arteri yang lebih besar yang pecah atau dari gumpalan dalam hati.

Terjadi kebocoran pembuluh darah di otak

Penyebab lain dari PENYAKIT STROKE juga bisa disebabkan karena adanya pembuluh darah yang pecah ( Hemorrhagic strokes ) di bagian kepala terutama yang menuju atau dari jaringan otak. Saat pembuluh darah di otak pecah maka berakibat pada penumpukan darah di luar otak sehingga menekan bagian bagian otak serta berkurangnya kiriman oksigen. Bahkan jika dilihat dari dampaknya maka akibat dari pembuluh darah pecah ini sangat fatal karena langsung mengancam kematian penderitanya. Sehingga lebih berbahaya dari Ischemic strokes. Paling tidak sekitar 50% kematian akibat stroke disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak.

Gejala dan tanda tanda PENYAKIT STROKE

Tanda tanda awal dan gejala penyakit stroke dapat bermacam macam dari yang ringan hingga yang berdampak secara signifikan. Namun demikian jika anda merasakan stroke awal yang ringan dan hilang kurang dari 24 jam biasanya sih disebut sebagai serangan awal stroke atau biasa disebut sebagai Transient Ischemic Attack dan kemudian berangsur normal kembali.

Pada umumnya serangan PENYAKIT STROKE terjadi secara tiba tiba tanpa anda sadari karena memang tidak diawali dengan rasa sakit apapun. Bahkan sebagian besar stroke terjadi setelah bangun tidur. Yang artinya sebelum tidur tidak ada gejala apapun, namun saat bangun tidur sebagian tubuh anda sulit digerakkan. Paling tidak ada beberapa serangan stroke ringan ini, seperti :

8 gejala awal atau tanda tanda stroke

  1. Mati rasa pada derah lengan tangan hingga kaki atau sering disebut sebagai stroke sebagian namun terjadi di sisi yang sama.
  2. Mati rasa pada sebagian otot wajah, dampaknya lebih terlihat pada wajah yang tidak simetris atau bagian wajah turun sebagian, lebih banyak terjadi pada bagian bibir hingga ke pipi.
  3. Kesulitan saat berbicara atau cedal merupakan serangan awal PENYAKIT STROKE, pasien tidak jelas saat berbicara.
  4. Sangat kesulitan dalam memungut atau memegang benda atau saat berjalan, sehingga tidak kuat untuk menggenggam suatu benda karena kurangnya tenaga.
  5. Adanya gangguan pada penglihatan karena hilangnya perifer ( penglihatan ganda ).
  6. Sering merasakan sakit kepala secara tiba tiba dan mendadak hilang dan sakit kembali.
  7. Kehilangan kesadaran secara tiba tiba dan bisa terjadi kefatalan.
  8. Sering merasakan pusing atau bisa juga sulit menelan makanan.

Nah apabila anda sedang merasakan gejala gejala awal stroke di atas atau bahkan sedang mengalami mati rasa atau juga bibir turun sebelah, tentunya harus cepat cepat disembuhkan. Jika masih dalam tahap ringan biasanya akan berangsur hilang atau sembuh setelah beberapa kali pengobatan dengan terapi atau urut. Namun demikian pastikan mendatangi ahlinya ( bukan tukang urut ).

Namun jika anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka biasanya akan diambil tindakan medis yang cukup serius. Dokter anda biasanya akan melakukan beberapa tahapan penting untuk mengetahui dan mendeteksi tingkat keparahan PENYAKIT STROKE anda, seperti :

Tes laboratorium: Dokter anda akan melakukan atau merekomendasikan beberapa tes pada darah anda, seperti : kadar gula darah, fungsi ginjal, keseimbangan garam, jumlah sel darah putih (tanda infeksi), hematokrit (anemia), dan atau sesuai dengan pengalaman dokter. Namun tes darah ini hanya bisa dilakukan setelah anda terkena stroke. Kendalikan kadar gula darah dalam tubuh anda

CT scan : Untuk melihat gambar diseputar kepala secara tiga dimensi untuk mendeteksi adanya pendarahan di seputar otak.

MRI : atau sering disebut sebagai Magnetic Resonance Imaging yang berguna untuk mendapatkan gambaran yang lebih rinci dan sensitif dari otak. MRI ini akan ditempuh dokter jika dengan CT scan kurang meyakinkan.

Sinar-X : bisa juga dilakukan dengan rontgen dada untuk memastikan tidak adanya masalah kesehatan di paru-paru seperti kanker atau pneumonia.

Pelajari bagaimana sebenarnya cara pengobatan stroke. Baca juga cara menjaga kesehatan tubuh

loading...

Leave a Reply